Kenapa Harus Ada Istilah Breek dalam Pacaran

0
Kenapa  Harus Ada Istilah Breek dalam Pacaran
Ketika pertama kali mengungkapkan cinta rasanya berdebar debar, ketika diterima rasanya menyenangkan, dua duanya sama sama klik, kemana mana baju, sandal, sepatu, kaos kaki pun kalau bisa sama. itulah yang menggambarkan bagaimana perasaan anak muda yang lagi kasmaran.

Semuanya terasa manis, meskipun sebetulnya ada paitnya.....,begitulah kebanyakan kasus jaman sekarang. Seperti kisah yang di kirimkan oleh sahabat saya yang tidak mau di sebutkan namanya.

Dua sejoly ini memang ketika pertama kali menjalin kisah asmaranya, seperti perangko nempel pada amplopnya nggak mau terpisahkan. Satu bulan, dua bulan hungan mereka cukup bisa dibilang harmonis untuk ukuran orang pacaran, sampai akhirnya ke hampir satu tahun hubungan mereka barulah ada pertengkaran kecil kecil, biasa anak muda, yang cewek melihat cowok yang dipandangnya lebih ganteng ya curi curi pandang, begitu pula si cowok, ada cewek yang cantik semampai matanya juga jelalatan....akirnya timbulah pertengkaran...

Akhirnya timbulah kata kata " Beb kita breek aja dulu, aku ingin sendiri, kita saling instropeksi dulu aja, aku bosan dengan seperti ini terus" Begitulah sekiranya kata kata yang terlontar. Bagaimana apa pernah kamu seperti itu, kemudian apa sebetulnya penyebab timbulnya seperti itu....

Sampai admin menulis ini, admin juga belum mengecek di kamus Bahasa Indonesia apakah ada istilah dan arti Breek itu sendiri, tetapi memang pada prinsipnya kata kata itu memang enak di ucapkan dan menggambarkan sebuah akhir dari pertengkaran sepasang kekasih jika sedang bertengkar.

Breek bisa 1 bulan, 2 bulan bahkan selamanya alias putus pacaran, dan mencari pacar lagi untuk mencari yang lebih tepat menurut mereka.

Menurut pembaca apakah memang harus ada masa seperti itu dengan istilah breek ???

Blogging