Luncurkan Versi Lite, Linkedin Fasilitasi pengguna negara berkembang

0
Luncurkan Versi Lite, Linkedin Fasilitasi pengguna negara berkembang
Mengikuti jejak para sejumlah patform penyedia layanan online seperti twitter dan facebook, sekarang akhirnya linkedin mengikuti jejak para penyedia layanan tersebut. Mengingat semakin berkembangnya dunia layanan online ini dan untuk memberikan layanan yang serba cepat dan mudah pihak linkedin juga tidak mau ketinggalan. Perusahaan Linkedin yang baru di akuisisi oleh mikrosoft tersebut telah mengeluarkan versi baru yang ditujukan untuk para pemakai yang memiliki keterbatasan akses internet.

Pihak linkedin menjawab kepada para pemakai setianya terutama untuk kawasan yang memang saat ini memiliki masalah akan masih minimnya akses internet dibeberapa wilayah berkembang seperti negara India. Oleh sebab itu perhatian pihak linkedin semakin ditingkatkan.

Artikel lainnya: Prediksi yang bisa terjadi setelah akuisisi Microsoft-Linkedin

Dengan memberikan pelayanan ini terutamanya di daerah india memang bisa dibilang tidak berlebihan. karena untuk negara ini merupakan negara kedua terbesar yang mengakses layanan linkedin ini. Dengan pengguna aktif hingga 30 juta profil aktif. Untuk lebih detilnya seperti apa versi lite ini mari kita ulas dibawah ini.

Fokus Utama Pasar India
Sebagai pengguna terbesar kedua setelah Amerika tentu saja India menjadi perhatian khusus oleh pihak linkedin. Yang menarik selain menargetkan India sebagai pasar utama untuk versi lite, layanan ini juga meberikan tawaran fasilitas terbaru khusus untuk pengguna di India. Fitur ini berupa sebuah terobosan dengan memberikan fitur yang dapat membantu para pelajar dan mahasiswa di India untuk dengan mudah menemukan pekerjaan yang sesuai dengan bidang pendidikan serta minat mereka.

Layanan yang di beri nama Placements ini, para pelajar dan mahasiswa dapat menerima rekomendasi pekerjaan berdasarkan serangkaian tes secara online. Program ini merupakan kerja sama dengan beberapa pihak startup digital seperti HackerRank, Aspiring Minds, Co- Cubes dan Wheebox yang memiliki keterkaitan cukup spesifik dengan dengan bidang profesional dan pencari kerja.

Sampai saat ini tidak kurang dari sekitar 50 posisi karir dari beragam perusahaan besar seperti HCL, Samsung, Amazon, Cognizant telah masuk dalam daftar palcement program.

Memberikan Fasilitas Pengguna dengan Koneksi Internet Minim
Sebetulnya aplikasi dengan versi lite ini sudah di kembangkan oleh beberapa perusahaan layanan online seperti Facebook dan twitter. Karena dengan versi ini layanan lebih mudah diakses dan ringan bagi pengguna yang memiliki keterbatasan koneksi internet. Karena itulah akhirnya pihak linkedin juga ikut unjuk kebolehan sebagai ungkapan dan keseriusannya dalam memberikan pelayanan yang sungguh sungguh kepada para pecinta linkedin.

Perlu diketahui bahwa vitur ini berbeda dengan yang dikeluarkan oleh facebook yang mengeluarkan layanan dalam bentuk aplikasi terpisah. Untuk linkedin lite ini adalah versi lain dari situs linkedin, dengan demikian secara umum pengguna yang memiliki keterbatasan konesi akan dialihkan atau diarahkan ke versi linkedin lite yang lebih ringan.

Menurut keterangan yang ditulis langsung di situs linkedin mengatakan bahwa untuk mengakses atau membukan halaman utama versi linkedin lite hanya memerlukan data tidak lebih dari 150kb. Sedangkan untuk halaman halaman lain seperti profil, Artikel dan lainnya rata rata memerlukan data kurang lebih 70kb. Cukup ringan bukan...

Itulah sedikit ulasan mengenai versi lite yang diluncurkan oleh linkedin yang fokusnya kenegara berkembang dan khususnya di India, dan tidak menutup kemungkinan suatu hari Indonesia pun akan kebagian juga karena secara pengguna dan penduduk indonesia juga merupakan pasar potensial dan pengguna dan tenaga kerja dari tahu ketahun semakin mengalami peningkatan. Kita tunggu saja kejutan berikutnya...

Blogging